Membangun Literasi Bahasa di Ruang Digital untuk Menangkal Ideologi Radikal di Panti Asuhan As-Salam
Keywords:
literasi bahasa, ruang digital, radikalisme, panti asuhanAbstract
Radikalisme di ruang digital semakin terstruktur dalam menargetkan generasi muda melalui manipulasi bahasa dan narasi di media sosial, yang menjadi ancaman serius bagi kelompok rentan seperti anak-anak di panti asuhan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan ideologi dan imunitas kognitif remaja di Panti Asuhan As-Salam Al Hidayah, Pekanbaru, melalui pelatihan literasi bahasa digital. Metode yang digunakan adalah komunikasi partisipatif yang meliputi tahap pra-kondisi, intervensi edukatif melalui penyuluhan interaktif, serta refleksi untuk mengukur perubahan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran kritis peserta dalam mengenali diksi provokatif, melakukan verifikasi informasi, dan menerapkan etika berbahasa yang santun. Program ini berhasil mendorong transformasi peserta dari objek pasif menjadi subjek aktif yang mampu mendeteksi propaganda radikal, sehingga tercipta fondasi bagi ekosistem digital yang sehat dan aman di lingkungan panti.






